RAMADHAN BULANNYA AL-QURAN

Senin, 19 Juni 2017 - 09:50:22 WIB
Oleh: Admin Humas NTB
Dibaca 275 kali
 | Kategori: Berita NTB Bersaing

                Usai menyampaikan tausiyah di Masjid Al Mujahidin Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi kembali didaulat memberikan tausiyah di Masjid Ulil Albab yang berada di komplek Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta,  Minggu (18/6/2017). Diawali shalat Isya’ dan taraweh berjamaah di Masjid Ulil Albab, didampingi Rektor UII Yogyakarta Nandang Sutrisno, dalam tausiyahnya TGB menguraikan bahwa bulan ramadhan adalah bulannya Al-Qur’an. Jika dilihat dalam Al-Quran, maka ada tiga hal mencolok terkait ramadhan. Pertama, tentang perintah puasa. Kedua, tentang Al-Quran dan ketiga tentang ramadhan yang merupakan waktu terbaik untuk mendekatkan diri sedekat-dekatnya kepada Allah SWT.

                Ia menjelaskan, untuk mengerti dan memahami Al-Quran, maka terlebih dahulu harus mengenal dan mencintai Al-Quran. Banyak pintu masuk untuk mengenal Al-Quran, bisa mulai dari definisinya, bisa mulai dari fungsinya dan bisa dimulai dari perspektif-perspektif yang lain.

                Tuan Guru Bajang menggambarkan, bahwa untuk berinteraksi atau memahami dan mengakrabi sesuatu maka cara paling sederhana adalah dengan mengenal nama sesuatu itu terlebih dahulu. Demikian juga untuk mengerti dan memahami Al-Quran. Ia menjelaskan bahwa nama Al-Quran sudah menjadi lahan penelitian, diskusi dan eksplorasi yang luar biasa dari para ulama terdahulu. Oleh karenanya Ia mengajak para Jama’ah dan mahasiswa untuk terus mendekatkan diri dengan Al-Quran sebagai pedoman hidup. Karena, dekat dengan Al-Quran berarti juga dekat dengan Allah SWT.

Di tempat yang sama Rektor UII Yogyakarta Nandang Sutrisno mengucapkan terima kasih karena Tuan Guru Bajang yang telah bersedia berbagi ilmu dan pengalaman. Menurutnya, Gubernur TGB saat ini adalah sosok pemimpin yang sangat ideal dan menjadi idola umat.  Baginya Gubernur TGB bukan hanya sosok pemimpin pemerintahan, tetapi juga ulama yang memiliki pengetahuan agama yang sangat baik. “Inilah sosok pemimpin yang ideal. Mudahan kepemimpinan seperti ini menjadi satu model yang bisa ditiru oleh semua,” ujarnya.