TGB Dorong Mahasiswa Ikut dalam Proses Menentukan Arah Bangsa

Jumat, 09 Februari 2018 - 08:28:56 WIB
Oleh: Admin Humas NTB
Dibaca 236 kali
 | Kategori: Berita NTB Bersaing

Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi  mendorong para mahasiswa, termasuk mahasiswa  yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi Islam untuk ikut secara aktif dalam proses menentukan bagaimana  arah bangsa Indonesia ini ke depan. Sebab, menurut Gubernur Tuan Guru Bajang (TGB) itu, ikhtiar dan dakwah yang dilakukan para mahasiswa Islam adalah bagaimana kita ikut secara aktif membangun negara dan meletakkan negara kita ke depan pada konteks persaingan global.  "Karena jika ada bagian dari warga negara yang paling bertanggung jawab terhadap masa depan Indonesia, itu adalah umat islam," ungkap Gubernur saat Kuliah Umum Semester Genap dengan tema Merajut Kebersamaan dalam Keragaman Peran dan Profesi, di UIN Imam Bonjol Padang, Sumatera Barat, Kamis (08/02/2018).

Selain itu, TGB mengajak mahasiswa untuk tidak lagi mempertentangkan antara agama dan nasionalisme. Meskipun Perdebatan tentang negara bangsa sudah cukup lama terjadi di dunia Ini, yang menyebabkan sebagian umat Islam merasa berat bahkan ada yang tidak mau mengikuti dan mengakui sistem politik yang ada. Namun sebenernya lanjut TGB, jika kita kembali ke hazanah yang dijelaskan panjang lebar oleh ulama kita, maka negara dan agama itu seperti saudara kembar.

Dari sini sebenernya negara dalam makna satu organisasi entitas yang kita sepakati untuk kemudian kita punya visi yang sama. Kemudian kita juga membangun cita-cita yang sama dengan batas teritorial tertentu. Dengan masyarakat yang satu sama lain saling memahami sebagai suatu bagian dari negara itu. Sebenarnya bukan sesuatu yang asing dalam pemahaman para ulama.

Memang negara bangsa yang lahir pada pertengahan abad ke 20 itu yang seting kemudian mendistorsi kita dan menganggap bahwa ada bagian dari negara bangsa itu yang tidak sesuai dengan islam.

Jika masuk ke konteks Indonesia, bagi gubernur, Indonesia adalah negara bangsa yang seluruh persyaratan untuk membangun suatu entitas sosial yang menaungi semua didalam konsep islam untuk mewujudkan kemaslahatan untuk semua itu ada di Indonesia. "Walaupun bukan negara islam, tapi Indonesia merupakan negara yang memiliki sistem yang mampu membawa kemaslahatan bagi seluruh masyarakatnya", jelas gubernur.

Rektor UIN Imam Bonjol  Dr. Eka Putra Wirman menyampaikan bahwa maksud menghadirkan TGB ke UIN Imam Bonjol padang adalah untuk Membangkitkan rasa percaya diri sebagai akademisi pendidikan berbasis islam. Karena sebagian dari kita merasa minder atau pesimis. "Tetapi dengan hadirnya TGB, saya harap bisa membangkitkan percaya diri kita sebagai akademisi muslim", harap rektor