NTB Dikunjungi Petinggi TNI dan Polri

Kamis, 31 Mei 2018 - 13:34:22 WIB
Oleh: Admin Humas NTB
Dibaca 394 kali
 | Kategori: Berita NTB Bersaing

Panglima TNI, Jenderal Hadi Tjahjanto dan Kapolri, Jenderal Polisi Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja di Provinsi NTB, Rabu (30/5/18). Kedua petinggi TNI-Polri tersebut tiba di Bandara Internasional Lombok disambut langsung Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, sekaligus melaksanakan buka puasa bersama. Kehadiran kedua Jenderal Bintang Empat itu dalam rangka safari ramadhan 1439 Hijriah, di Provinsi yang dikenal Bumi Seribu Masjid ini.

Usai berbuka puasa bersama, Panglima TNI, Kapolri dan Gubernur beserta seluruh jajaran /TNI/Polri menuju Makorem 162/WB Mataram, untuk silaturrahim dengan para alim ulama, prajurit TNI/Polri, para isteri-isteri TNI/Polri, Pimpinan SKPD lingkup pemerintah Provinsi NTB, tokoh masyarakat dan anak yatim piatu, asuhan Pondok Pesantren Nur Salamah, Montong Are.

Dalam arahannya, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan rasa hormat dan bangganya bisa berdiri dihadapan para tamu dan menjalin silaturahim dengan warga Nusa Tenggara Barat. Hadi Tjahjanto selanjutnya juga menyinggung kondisi beberapa minggu lalu, dimana kita sudah mengalami musibah mulai dari musibah Mako Brimob, Peristiwa Surabaya, Peristiwa di Riau dan beberapa tempat lain yang sangat mengejutkan kita semua. Masalah ini adalah masalah kita semua, ada satu kelompok dengan paham radikal ingin memecah belah bangsa. 

"Mari kita perangi paham tersebut untuk menjaga keutuhan wilayah kita seperti apa yang telah ditanamkan pendahulu kita, seperti dahulu negara subur rakyat makmur, TNI/Polri adalah kekuatan besar yang mampu menjaga keutuhan NKRI, tetapi TNI/Polri tidak bisa berdiri sendiri, " ajak Hadi Tjahjanto.

Ia juga berpesan bahwasanya, kita jangan mau diadu domba, tidak boleh pecah dan kita harus bisa mempertahankannya, TNI/Polri bertekad untuk tetap menjaga wilayah NKRI, "saya selaku Panglima bersama Kapolri melaksanakan safari ramadhan berkeliling ke wilayah-wilayah, tidak perlu khawarir dengan kejadian kemarin, kami meyakini semua bisa diatasi dan saya sangat menghargai kerja keras kepolisian RI dalam 1x24 jam mampu mengungkap pelaku kejahatan dan TNI akan mendukung apapun kebijakan kepolisian, TNI siap mendukung karena smua demi tegaknya NKRI. Tanpa ada dukungan masyarakat kami tidak bisa bekerja maksimal sebab masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan", ujar Hadi Tjahjanto.

Selanjutnya, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian dalam sambutannya tak henti memuji keindahan alam pulau Lombok dan pulau Sumbawa, "Ini adalah nikmat dari Allah yang diberikan kepada masyarakat NTB, bagi saya nikmat alam ini nomor sekian, nikmat yang paling penting bagi masyarakat NTB yang diberikan Allah adalah nikmat aman, karena kalau tidak aman, mau alamnya indah dan punya segalanya tapi kalau perang siapa yang mau datang", ungkal Tito.

Menurutnya, perlu pengelolaan keamanan karena ini merupakan modal penting, bukan hanya SDM dan SDA tetapi keamanan terlebih dahulu. NTB dikatakan relatif cukup aman tapi perlu diwaspadai, sebab potensi gangguan keamanan itu ada, seperti kasus keributan antar kampung dan jangan terlena karena jaringan teroris harus selalu diwaspadai.

 

Sebelum mengakhiri sambutannya, Tito menyinggung pembangunan KEK Mandalika, ia berharap NTB dapat terus berkembang didukung dengan SDM dan SDA yang baik, dan aman. Terlebih dalam waktu dekat akan berlangsung momen pilkada, menurutnya menjadi ajang yang baik menentukan pembangunan NTB kedepan. "Mohon dukungannya, sebentar lagi pilkada, silakan cari yang terbaik, kita dukung siapapun pemenangnya untuk membangun NTB", tutupnya.

Usai acara tersebut Panglima TNI dan Kapolri didampingi Gubernur NTB memberikan sumbangan kepada anak yatim dan warakawuri. Acara dilanjutkan dengan agenda Tatap Muka Panglima TNI dan Kapolri dengan alim ulama se-NTB dan pemberian gelar Raja, yakni Gelar Pemban Agung Yude Negare kepada Bapak Panglima TNI beserta ibu dan Gelar Pating Lage Muter Jagad kepada Bapak Kapolri dari Datu Sila Dendeng Lombok H. Lalu Muhammad Patria, M.Pd.